Banjarmasin, 12 September 2025 – Peran guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa kembali menjadi sorotan dalam sebuah diskusi inspiratif yang ditayangkan dalam video “Harmoni Islami: MENJADI GURU INSPIRATIF.” Acara ini menghadirkan Bapak Mulkan, S. Pd, Gr., Kepala MI Plus Al-Falah, yang berbagi pandangan mendalam tentang arti sejati dari profesi pendidik.
Dalam perbincangan, Bapak Mulkan menjelaskan bahwa istilah “guru” sejatinya adalah akronim dari frasa “digugu dan ditiru”. Ini berarti seorang guru adalah sosok yang perkataan dan perbuatannya patut untuk diikuti. Definisi ini menekankan pentingnya guru sebagai panutan utama, tidak hanya dalam transfer ilmu, tetapi juga dalam hal etika dan karakter.
Diskusi ini juga menyoroti pengorbanan dan dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh para pendidik. Baik Bapak Mulk maupun pembawa acara sepakat bahwa para guru layak mendapatkan penghargaan tertinggi atas kesabaran dan keikhlasan mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa. Pembawa acara bahkan berbagi pengalaman pribadi, mengakui betapa sulitnya peran seorang guru setelah mengalaminya sendiri saat masih anak-anak.
Sebagai contoh nyata dari perjalanan seorang guru inspiratif, Bapak Mulkan menceritakan kisah hidupnya yang berawal dari kebiasaan mengajar teman-teman di masa kecil. Gairah mengajarnya kemudian membawanya menjadi seorang pelatih silat, bahkan meraih pengakuan sebagai atlet nasional. Dari sana, ia kembali ke dunia pendidikan formal sebagai guru olahraga kehormatan sebelum akhirnya mendedikasikan diri untuk mengajar studi Islam dan menjadi guru kelas seperti sekarang.
Link YT : https://www.youtube.com/live/My0_
sA6m3hc

Beri Komentar